Rakyat Indonesia sebenarnya hanya membutuhkan pemimpin yang memiliki komitmen, bukan sekedar slogan basi-basi.
Komitmen seperti apa? Mari kita coba kita merenung sejenak.
Setelah beberapa kali ganti gonta presiden di Indonesia. Dapat kita lihat bahwa tidak ada perubahan yang signifikan yang dapat dinikmati rakyat Indonesia, khususnya rakyat lapisan bawah.
Terkadang lucu mendengar seseorang berkata bahwa untuk memperoleh kondisi seperti sekarang ini, Indonesia sebenarnya tidak butuh pemimpin. Sedikit sekali dan hampir tidak ada kontribusi terhadap rakyat. Lihat saja masalah fakir miskin, pendidikan dan kesehatan, kemajuan signifikan apa yang telah dicapai? Yang ada rakyat yang semakin bodoh (tidak bisa mengenyam pendidikan layak) yang selalu bisa dibodoh-bodohi "pemimpin"-nya. Mari kita berpikir jernih, apa alasan bila ada sekelompok orang membuat bendera untuk dikibarkan?
Jadi pemimpin Indonesia yang akan datang seharusnya yang seperti apa? Yang memiliki titel? IQ tinggi? Berwawasan luas? Pengalaman? Hati nurani?
Faktor-faktor ini penting, namun yang terpenting itu memiliki komitmen kuat terhadap dirinya dan rakyat yang dipimpinnya.
Ciri-ciri pemimpin yang memiliki komitmen kuat itu seperti apa? Yaitu pemimpin yang dalam kampanyenya berani berkata dengan cukup 1 kalimat saja: "Saya siap bekerja untuk rakyat, dan saya bersedia dihukum mati bila saya korupsi".
Bila para pemimpin Indonesia memiliki komitmen seperti itu dari jajaran tertinggi sampai ke bawah, maka kita tidak perlu lagi komisi-komisi baru di Indonesia misalnya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dll.
Sebagai kalimat penutup dan pertanyaan terakhir: adakah calon pemimpin Indonesia yang akan datang, yang dalam kampanyenya berani berkata:
"Saya siap bekerja untuk rakyat, dan saya bersedia dihukum mati bila saya korupsi".