Pembiakan uang: deposito atau danareksa yang lebih menguntungkan?
- By Linda Wongso
- Published 11/14/2007
- Bisnis
- Unrated
Linda Wongso
View all articles by Linda WongsoPembiakan uang: deposito atau danareksa yang lebih menguntungkan?
Dengan semakin berkembangnya perusahaan, instrumen dan jenis investasi, maka kita memiliki berbagai opsi investasi diabad modern ini untuk membiakkan uang.
Jika kita mendengar istilah “investasi” maka di dalam kata tersebut secara otomatis telah mengandung resiko. Bagi orang yang benar-benar ingin membiakkan uangnya, harus pintar-pintar mengatur resiko investasinya.
Sebagai penyederhanaan, untuk investasi uang, ada 2 hal yang harus diperhatikan yakni MESIN UANG (MU) dan PERUSAHAAN yang memiliki mesin uang (PMU). MU bisa berupa investasi di deposito, danareksa dan lain-lain sedangkan PMU merupakan penyelenggara MU tersebut.
Pemilihan PMU jauh lebih mudah, biasanya kita memilih PMU yang telah memiliki reputasi serta kinerja yang baik. Informasi ini bisa kita peroleh dari teman, media massa, laporan keuangan perusahaan dan sumber-sumber terpercaya lainnya.
Bagian yang penting dari pembiakan uang ini ialah pemilihan MU-nya, mana yang lebih menguntungkan. Dalam pembahasan ini penulis hanya mengambil contoh MU berupa deposito dan danareksa.
Data statistik 5 tahun terakhir menyatakan bahwa perolehan bunga rata-rata per tahun dari deposito berkisar antara 6-9 % sedangkan danareksa berkisar antara 35-45 %. Bila anda memiliki Rp.100 juta 5 tahun lalu, coba hitung dan bandingkan, berapa uang anda sekarang, seandainya anda berinvestasi di deposito maupun di danareksa selama 5 tahun?
Nah, anda sekarang sudah tahu kan dimana anda harus berinvestasi? Sekarang kebanyakan bank tidak fokus lagi terhadap pemberian kredit terhadap bisnis usaha sehingga over liquidity, namun lebih condong mencari deposan sebanyak-banyaknya. Kalo ada pemberian kredit tanpa agunan dan bunga ringan kredit lainnya, itupun sekedar memenuhi ketentuan atau syarat dari BI saja. Kita seharusnya dapat belajar, uang deposan itu bakal diputar kemana. Perlukan kita menantikan iming-iming hadiah atau berbagai fasilitas dari bank? Ambil kendali uang anda, jangan kejar ilusi, kejar fakta.
